Penjelasan Bahasa Phyton Beserta Fungsinya

Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode. Python diklaim sebagai bahasa yang menggabungkan kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas, dan dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta komprehensif. Python juga didukung oleh komunitas yang besar.

Python diciptakan oleh Guido van Rossum pertama kali di Centrum Wiskunde & Informatica (CWI) di Belanda pada awal tahun 1990-an. Bahasa python terinspirasi dari bahasa pemrograman ABC. Sampai sekarang, Guido masih menjadi penulis utama untuk python, meskipun bersifat open source sehingga ribuan orang juga berkontribusi dalam mengembangkannya.

Python banyak digunakan untuk membuat berbagai macam program, seperti: program CLI, Program GUI (desktop), Aplikasi Mobile, Web, IoT, Game, Program untuk Hacking, dsb.

Fitur pada bahasa PHYTON

  1. memiliki kepustakaan yang luas; dalam distribusi Python telah disediakan modul-modul ‘siap pakai’ untuk berbagai keperluan.
  2. memiliki tata bahasa yang jernih dan mudah dipelajari.
  3. memiliki aturan layout kode sumber yang memudahkan pengecekan, pembacaan kembali dan penulisan ulang kode sumber.
  4. berorientasi objek.
  5. memiliki sistem pengelolaan memori otomatis (garbage collection, seperti java)
  6. modular, mudah dikembangkan dengan menciptakan modul-modul baru; modul-modul tersebut dapat dibangun dengan bahasa Python maupun C/C++.
  7. memiliki fasilitas pengumpulan sampah otomatis, seperti halnya pada bahasa pemrograman Java, python
  8. memiliki fasilitas pengaturan penggunaan ingatan komputer sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan ingatan komputer secara langsung.
  9. memiliki banyak faslitas pendukung sehingga mudah dalam pengoperasiannya.

Bahasa ini terbilang Cepat dan efektif, Mudah dipelajari, dan Banyak digunakan di perusahaan besar. Versi phyton sendiri sudah sampai versi 3 lebih tepatnya 3.8. Namun meskipun sudah sampai versi 3.8 masih banyak yang menggunakan versi 2 karena sudah terbilang lengkap.

Sedangkan di indonesia sudah ada 3 kali mengembangkan phyton yaitu pada tahun 2017 di Surabaya, tahun 2018 di Jakarta ,dan tahun 2019 di Surabaya.

Nah itu tadi pembahasan kita mengenai bahasa phyton yang harus kita pelajari. Di harapkan anda tahu apa itu bahasa phyton sebelum anda mulai membuat sesuatu.