Mengatasi Leher Pegal Saat Bangun Tidur

  • Whatsapp

Leher pegal bukanlah hal yang asing dialami saat bangun tidur di pagi hari. Ditambah pekerjaan kita yang seharian menatap komputer atau menunduk scrolling media sosial.

Pegalnya leher umumnya disebabkan karena otot melemah akibat postur yang buruk atau penyalahgunaan. Saat kita menatap komputer seharian bisa menyebabkan otot di sekitar sendi leher menjadi lelah dan kelamaan diregangkan.

Baca Juga

“Saat otot leher melemah dan kamu mencoba memutar kepalamu, sendi ini tak lagi bergerak dengan halus karena sudah tak berada di tempatnya. Seringkali sendi ini tertarik atau mengenai saraf, sehingga terasa sakit dan tubuh merespons dengan kejang,” kata ahli chiropractor Andrew Bang, DC, dari Cleveland Clinic’s Center for Integrative Medicine, dikutip dari Cleveland Clinic.

Hal ini akan semakin buruk ketika kamu salah posisi tidur. Alhasil kamu akan terbangun dengan leher yang terasa sakit dan kaku.

Baca: Penyebab Insomnia dan Cara Mengatasinya

Situs Harvard Medical School menyarankan dua posisi paling aman bagi leher agar tak sakit dan kaku, yakni telentang dan menyamping. Beberapa saran lain adalah menggunakan bantal yang empuk yang dapat mengikuti bentuk leher, namun jangan lupa diganti apabila terlalu kempes.

Pilihan lain adalah menggunakan bantal khusus kesehatan atau ‘memory’ foam yang mengikuti bentuk kepala dan leher agar lurus dengan tulang punggung. Hindari penggunaan bantal yang terlalu keras atau tinggi karena meregangkan leher semalaman dan akibatnya menjadi kaku di pagi hari.

Jika tidur menyamping, usahakan punggung tegap lurus menggunakan bantal yang agak tinggi di bawah leher dari kepala.

Baca: Cara Mengatasi Punggung Pegal Saat Bangun Tidur

Tidur tengkurap sangat tidak disarankan karena bisa memutar kepala ke satu arah selam berjam-jam. Dr Bang juga menyebut tidur tengkurap juga bisa berdampak pada tulang punggung karena perut bisa terdesak ke kasur karena tidak cukup penyokong.

Atasi pegal leher pagi ini dengan cara-cara berikut:

1. Kompres hangat atau dingin di area yang sakit, atau bisa gunakan air hangat saat mandi.
2. Konsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau asetaminofen
3. Tetap gerakkan perlahan, namun jangan sampai menyentak atau melakukan aktivitas yang menyakitkan agar meredakan rasa sakit dan mengurangi inflamasi.
4. Lakukan latihan gerakan lambat seperti pemanasan, perlahan gerakkan leher ke atas dan ke bawah, ke kanan dan ke kiri, lalu tarik telinga untuk membantu meregangkan otot leher.
5. Meminta pasangan atau anggota rumah untuk memijat bagian yang sakit
6. Ganti kasur dengan yang keras atau bantal khusus

Loading...

Artikel Terkait