Alasan Kenapa Kamu Harus Ganti Celana Dalam

  • Whatsapp

Permasalahan yang jarang orang ketahui, untuk mengenal hal apa saja yang harus diperhatikan agar kamu tau kapan harus menggantinya. Perlu diketahui, pemakaian celana dalam ada batasnya.

Lantas apakah selama ini kamu tahu tanda kalau celana dalam kamu sudah harus diganti? Coba deh tanya sama diri kamu, kapan kira-kira terakhir dibeli?

Baca Juga

Karena celana dalam yang telah dipakai sejak lama juga bisa menurunkan kualitas dan kenyamanan bagi tubuh. Dikutip dari Bustle, ada 5 fakta tanda-tanda celana dalam harus lekas diganti.

Mulai mengeluarkan bau

Ada baiknya mengganti cd ketika kamu sudah mencium bau tidak sedap pada celana dalammu. Meski sudah dicuci, ada beberapa bahan celana dalam seperti bahan polyester jika tercampur dengan keringat akan menimbulkan bakteri yang memicu bau.

Jika menemukan yang sudah bau dan tidak segera diganti, sebaiknya membeli yang baru agar bagian intim tidak terganggu. Selain itu, apabila celana dalam yang sudah mengeluarkan aroma tidak sedap, kemungkinan ada bakteri dan dapat menimbulkan infeksi pada area intim atau menimbulkan penyakit.

Karet longgar

Tanda kamu harus mengganti celana dalam berikutnya adalah karena karet pada bagian celana dalammu sudah mulai longgar atau melar. Maka dari itu perhatikan elastisitas celana dalammu, ya.

CD (Celana dalam) yang nyaman bisa memberikan support terbaik tanpa melorot saat dikenakan. Karena cd yang tidak nyaman akan jadi awal terbentuknya kista dan iritasi di bagian intimmu lho.

Jika sebuah pakaian dalam tidak lagi terasa fit ketika dipakai, ada baiknya segera buang dan beli yang baru.

Baca juga: Benarkah Tidak Memakai Celana Dalam Justru Lebih Sehat?

Ada bekas noda 

Meski sudah mencucinya berkali-kali, namun acap noda atau bercak darah di celana dalam bisa saja tak kunjung hilang lho. Nah, kalau sudah begitu sebaiknya kamu tidak menunda waktu untuk menggantinya dengan yang baru.

Penyebab noda yang menempel di celana beragam, mulai dari jamur, karat atau bahan kimia lainnya yang dapat membahayakan area intimmu. Apabila kamu sudah punya banyak celana seperti ini sebaiknya dibuang saja.

Sudah bolong dan tidak menyerap keringat

Pasti pernah kan kamu mempunyai celana dalam yang bolong dan robek. Tapi hati-hati detikers, celana yang bolong bisa menyebabkan keputihan lho.
Hal ini disebabkan oleh kandungan hydrogen peroxide dalam cairan keputihan yang berfungsi untuk mencegah tumbuhnya bakteri.

Selain itu, jika daya serapnya juga sudah berkurang dan kamupun jadi tidak nyaman memakainya karena basah, sebaiknya segera ganti dengan yang baru. Tujuannya agar celana dalam berfungsi dengan baik kembali.

Sudah lebih dari 5 tahun 

Hayo inget, kapan umur pemakaian celana dalammu? Cd yang sudah digunakan bertahun-tahun dikatakan sudah tidak layak lagi untuk dipakai lho. Pastinya bentuk dan warnanya sudah tidak berbeda, bahan kainnya pun juga tidak sebaik dahulu sewaktu pertama membeli.

Ada baiknya kamu mengganti celana dalam setiap enam bulan hingga satu tahun sekali. Usahakan mengganti yang berbahan katun agar bagian intimmu bisa bernapas dengan leluasa. Penggunaan celana dalam berbahan katun pun juga bisa menghindari dari risiko seperti biang keringat, ruam kulit, lembap dan bau tidak sedap.

Setelah mendapati celana dalam yang sudah tidak layak pakai, sebaiknya gunakanlah dalaman yang pas. Biasanya celana dalam yang nyaman saat dipakai yaitu kurang lebih dua sentimeter di bawah pusar.

Pos terkait